Bandar Lampung (4/7) Dalam rangka mendukung Program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sekaligus menyukseskan Gerakan Bandar Lampung Bersinar, Pimpinan Cabang (PC) LDII Kecamatan Tanjung Karang Barat menggelar kegiatan kerja bakti (korve) membersihkan lingkungan di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Gedong Air, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, Jumat (3/7).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program LDII Peduli, yang secara konsisten mendorong budaya gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta mendukung berbagai program pemerintah di bidang kebersihan dan pelestarian lingkungan.
Ketua PC LDII Tanjung Karang Barat, H. Marsaid, menjelaskan bahwa kerja bakti ini menjadi implementasi nyata semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung Program Gerakan Indonesia ASRI.

“Program ini bertujuan memperkuat budaya 3K, yaitu Kedisiplinan, Kebersihan, dan Kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi mewujudkan Bandar Lampung yang bersih, sehat, dan nyaman,” ujar Marsaid di sela kegiatan.
Menurut Marsaid yang juga merupakan pensiunan RRI Bandar Lampung, kegiatan tersebut diikuti sekitar 65 warga LDII bersama masyarakat sekitar. Selain mendukung program kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi bentuk partisipasi warga LDII dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-344 Kota Bandar Lampung.
Ia menambahkan, kerja bakti merupakan agenda rutin LDII yang dilaksanakan melalui program Jumat Asri/Jumat Bersih sebagai bagian dari kampanye menjaga kebersihan lingkungan di berbagai wilayah Kota Bandar Lampung.
Pada kesempatan yang sama, Lurah Gedong Air, Fajar Muntoni, S.T., menyampaikan apresiasi atas kepedulian LDII terhadap kebersihan lingkungan. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan Kota Bandar Lampung yang bersih dan nyaman.
“Kami mengapresiasi kepedulian LDII yang telah berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Semoga semangat gotong royong seperti ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dalam mendukung terwujudnya Bandar Lampung Bersinar,” ujarnya.

Sebagai informasi, produksi sampah di Kota Bandar Lampung diperkirakan mencapai 700–850 ton per hari yang sebagian besar bermuara di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bakung. Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berupaya meningkatkan pengelolaan sampah melalui berbagai inovasi dan teknologi modern, seiring rencana penutupan TPA Bakung pada tahun 2028.
Melalui kegiatan kerja bakti ini, LDII berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun budaya hidup bersih, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung terwujudnya lingkungan yang sehat, asri, dan berkelanjutan di Kota Bandar Lampung.














Leave a Reply
View Comments